TUGAS PKK
SOAL :
1. Sebutkan pengertian konveyor ...
> pengertian
> macam - macam dan fungsi bagian bagian
> kelebihan
> kekurangan
2. carilah produk yang menggunakan assemblyline ...
3. Termasuk jenis perakitan apa produk di atas berikan penjelasannya...
3. Termasuk jenis perakitan apa produk di atas berikan penjelasannya...
JAWAB :
1. > PENGERTIAN KONVEYOR


Pengertian conveyor adalah sebuah sebuah alat yang berfungsi untuk mengangkut / memindahkan suatu benda / barang dari satu tempat ke tempat yang lain .
> Macam-macam conveyor
Berikut adalah kualifikasi dari beberapa jenis spesifikasi conveyor yang sering digunakan antara lain:
1. Roller conveyor
a. Pengertian roller conveyor
Merupakan spesifikasi dari conveyor yang menggunakan roller untuk mengangkut barang. Dalam perpindahannya, roller conveyor memanfaatkan gaya gravitasi bumi. Namun, ada juga yang ditarik atau didorong.
Sedikit berbeda dengan jenis conveyor yang lain, sistem roller didesain khusus sehingga dapat sesuai dengan barang yang akan diangkut misalnya berbahan logam, karet, dan lainnya.
b. Komponen utama roller conveyor
- Rangka badan
Rangka badan berguna untuk menopang roller sehingga posisinya tidak berpindah-pindah.
- Tiang penyangga
Tiang penyangga berfungsi sebagai pondasi untuk badan roller conveyor.
- Motor penggerak
Motor penggerak adalah bagian yang menggerakkan drive roller sehingga dapat bergerak atau berputar sesuai dengan kecepatan yang telah diatur sebelumnya oleh operator.
- Roller
Fungsi roller adalah memindahkan barang yang diangkut. Roller menjadi komponen utama sehingga desain dan bentuknya harus diupayakan tidak membuat getaran saat berjalan sehingga tidak merusak batang. Komponen roller antara lain pipa, poros, snap ring, rumah bearing, seal, c-ring, dan bantalan.
- Sistem transmisi
Sistem transmisi dibedakan menjadi dua yaitu transmisi motor penggerak dengan drive roller dan transmisi drive roller dengan roller yang lain.
2. Belt conveyor
a. Pengertian conveyor belt
Pada dasarnya belt conveyor memiliki bentuk yang sederhana. Seperti namanya conveyor belt dilengkapi dengan adanya sabuk yang dapat menahan benda-benda padat saat diangkut. Belt atau sabuk terbuat dari dari berbagai macam jenis tergantung dari sifat benda yang akan diangkut. Misalnya untuk mengangkut bahan-bahan yang panas, maka diperlukan belt yang terbuat dari logam sehingga dapat tahan terhadap panas.
b. Karakteristik belt conveyor
- Berkapasitas tinggi
- Kapasitasnya dapat diatur
- Mampu beroperasi mendatar atau miring dengan sudut 18 derajat
- Sabuk ditahan oleh plat roller conveyor sehingga aman untuk membawa bahan
- Bersifat kontinu
- Kecepatan 600 ft/m
- Bisa naik dan turun
- Perawatan belt conveyor mudah
c. Prinsip kerja conveyor belt
Belt conveyor berfungsi memindahkan barang dengan putaran dari motornya. Penggerak utama motor terhubung dengan drum yang disebut pulley. Drum tersebutlah yang diselubungi oleh sabuk yang lebar dan panjangnya menyesuaikan dengan kapasitas dan jarak angkut.
d. Fungsi belt conveyor
Belt conveyor dapat mengangkut material berkapasitas besar, sedangkan konstruksi dari belt conveyor antara lain:
- Pengangkutan arah horizontal
- Pengangkutan arah diagonal atau miring
- Pengangkutan arah horizontal dan diagonal
3. Chain conveyor
a. Pengertian chain conveyor
Chain conveyor merupakan conveyor dengan rantai yang tidak terputus untuk melakukan tarikan dari unit penggerak. Chain conveyor atau mesin kompayer rantai merupakan cocok untuk menahan debu, penyilangan kecil, kombinasi garis horizontal dan vertikal, dan temperatur tinggi.
Dalam dunia industri penggunaan konveyor rantai mengalami penurunan karena perawatan yang tinggi dan banyaknya masalah yang dihadapi.
b. spesifikasi chain conveyor
Chain conveyor terdiri dari beberapa jenis berdasarkan jenis gesekan antara lain:
- Chain sliding
Chain sliding memiliki bagian pergerakan yang tidak banyak.
- Chain rolling
Chain rolling lebih luas dibandingkan dengan chain sliding.
c. Jenis chain conveyor
Jenis chain conveyor terdiri dari tiga antara lain:
- Scraper conveyor
Scraper conveyor adalah jenis chain conveyor paling murah dibandingkan dengan yang lain. Scraper conveyor dapat beroperasi sampai kemiringan 45 derajat, maksimum kecepatan 150 ft/m, kapasitas angkut 360 ton perjam.
- Apron conveyor
Apron conveyor dapat beroperasi sampai kemiringan 25 derajat, kapasitas angkut sampai 100 ton/ per jam, maksimum kecepatan 100 ft/m, dapat digunakan untuk bahan yang besar, kasar, atau berminyak sekalipun.
- Bucket conveyor
Bucket conveyor merupakan conveyer dengan spesifikasi buket yang terbuat dari baja dan digerakkan oleh rantai. Biayanya relatif murah dengan rangkaian yang sederhana, maksimum kecepatan 100 ft/m, kapasitas 100 ton/ jam, dan dapat mengangkut bahan bongkahan.
- Bucket elevator
Bucket elevator dapat mengangkut bahan dengan kemiringan yang sangat curam melebihi kemiringan chain conveyor yang lainnya. terdapat bucket atau timba yang dibawa atau digerakkan oleh rantai. Timba-timba tersebut memiliki bentuk yang berbeda-beda tergantung pada fungsinya masing-masing.
- Bentuk minneapolis untuk mengangkut material kering yang lumat atau butiran-butiran kecil
- Bentuk sticky material lebih datar untuk mengangkut bahan material yang lengket
- Bentuk timba crushed rock untuk mengangkut bahan yang besar dan berat
4. Screw conveyor
a. Pengertian screw conveyor
Screw conveyor adalah alat angkut bahan yang paling tepat untuk bahan padat yang bertekstur bubur dan halus. . seperti namanya screw conveyor dilengkapi dengan alat terbuat dari pisau berpilin disebut flight yang mengelilingi sumbu sehingga bentuknya terlihat seperti sekrup. Biasanya wadah conveyor terbuat dari lempeng baja, berbentuk setengah lingkaran, dengan sisi lurusnya terbuat dari kayu.
5. Pheumatic conveyor
a. Pengertian pheumatic conveyor
Pheumatic conveyor atau disebut juga dengan mesin kompayer aliran udara merupakan conveyor yang cocok digunakan untuk mengangkut bahan-bahan ringan berbentuk bongkahan-bongkahan kecil melalui aliran udara.
Alat yang dipakai dalam pheumatic conveyor antara lain:
- Pompa atau kipas sebagai penghasil udara
- Cyclone untuk pemisah partikel berukuran besar
- Kotak penyaring atau bag filter berfungsi menyaring debu
b. Cara kerja pheumatic conveyor
Pompa yang terhubung dengan sedotan dalam sistem pengangkutan akan menghisap bahan-bahan melalui selang yang bisa dipindah bagian ujungnya. Kemudian bahan padat diangkut oleh aliran udara menuju siklon untuk berikutnya menuju pompa.
Jika bahan-bahan padat yang diangkut tersebut mengandung debu, maka debu tersebut akan masuk dalam kotak penyaring di bagian antara siklon dan pompa. Jika tidak, tentu saja debu akan merusak pompa dan membahayakan udara dan lingkungan jika dibuang begitu saja ke udara.
Conveyor aliran udara ini sangat cocok digunakan untuk alat angkut bahan yang harus selalu terjaga kebersihannya misalnya biji-bijian, bahan lumat seperti soda, dan lain sebagainya. Sehingga bahan material tetap dalam keadaan yang baik dan tidak mengandung zat-zat yang berbahaya atau beracun seperti timbal dan arsen.
>KELEBIHAN BELT CONNVEYOR
- lebih mudah dalam perawatan untuk belt itu sendiri , sebab belt merupakan satu kesatuan yang utuh , berbeda dengan sistem modul atau chain , dimana terdiri dari beberapa komponen kecil - kecil yang saling mengikat sehingga jika ada kerusakan akan sulit untuk perbaikannya .
- Lebih mudah dalam hal pembersihan , terutama untuk conveyor yang mengangkut bahan makanan , dimana higienes adalah yang paling utama , jika terjadi kotor maka belt mudah untuk dicuci dengan air .
- Dalam hal pemasangan maupun pergantian lebih mudah menggunakan belt , sebab dalam hal pembongkaran atau pemasangan , hanya cukup pengendoran belt, yang bisa kita lakukan dengan memundurkan roller yang ada di ujung , atau dengan cara menggeser maju mundur idle roller .
- Spare part atau suku cadang mudah didapat di pasaran sebab banyak perusahaan yang menggunakan mesin belt conveyor ini , sehingga ketersediaan suku cadang mencukupi .
KEKURANGAN BELT CONVEYOR
- Jika terjadi kerusakan akibat sobek maka kekuatan dari belt conveyor akan menjadi berkurang , meskipun bisa ditambal namun kekuatannya tidak akan sama seperti ketika masih baru .
- Penyambungan kedua ujung belt tidak bisa dilakukan oleh orang awam ( user ) harus dilakukan oleh ahlinya ( Untuk type press ) .
- Conveyor dengan belt harus dalam posisi lurus , tidak bisa berbelok - belok . beda dengan sistem modul yang bisa berbelok - belok mengikuti kondisi ruangan.
- Ada sudut maksimal elevansi , rata - rata maksimal sekitar 20-30 , lebih dari itu maka produknya akan merosot ke bawah , namun kini pabrik conveyor sudah mengakali dengan memberi sekat pada beltnya
2. > PROSES PEMBUATAN BOLPOIN

Bahan yang masih biji plastik dicampurkan dengan pewarna (masterbatch) sesuai dengan komposisi dan standard warna yang diinginkan. Setelah tercampur dengan rata, bahan dimasukkan ke bak penampung (hover) kemudian proses pencetakan dimulai menggunakan mesin injection.
Hasil cetakan dirakit (assembling) bersama komponen yang lain.
Demikian proses pembuatan pulpen yang terlihat sederhana, tetapi sebenarnya dari mulai pewarnaan, perawatan mould hingga setting produk harus memiliki tenaga yang benar-benar ahli di bidangnya.
Dalam pewarnaan tidak boleh melebihi dari standar yang ditetapkan karena akan menghasilkan warna yang tidak sesuai. Dalam perawatan muold/cetakan juga perlu dilakukan perawatan berkala jika diabaikan atau dibiarkan mould akan cepat rusak. Sedangkan dalam menyetting produk, ini adalah proses tersulit. Pembuatan ballpoint/pulpen tidak semudah membuat ember atau barang sejenisnya, dalam pembuatan pulpen digunakan ketelitian yang sangat, diameter kecil, panjang tidak sesuai, flash, void, marble, deformation adalah makanan sehari-hari dalam menyetting produk.
~ menggunakan jenis perakitan otomatis ... karena saat pencetakan tidak dapat menggunakan tangan manusia ..
DAFTAR PUSTAKA


























